PERENCANAAN
WIRAUSAHA BERSAMA
Usaha yang Diambil : “Bisnis Kertas Bekas”
Peluang Usaha : Prospek bisnis dan peluang
usaha bisnis kertas bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat.
Sampah kertas yang dikelola dengan daur ulang saat ini masih belum bisa
sepenuhnya memenuhi kebutuhan industri kertas Indonesia, sehingga masih memerlukan
kertas impor dari luar negeri.
Pada
tahun 1997, tingkat konsumsi kertas sebanyak ± 3.119.970 ton sedangkan sampah
kertas yang kembali sebagai bahan baku kertas hanya mencapai ± 980.000 atau
baru mencapai 31%.
Dalam
lingkup nasional (dengan asumsi jumlah produk 180 juta jiwa, laju produksi
sampah 2liter/orang/hari, dan komposisi 6,17%) jumlah timbunan limbah kertas di
Indonesia dapat mencapai 1.599.000 ton/tahun. Sementara itu, sejalan dengan
meningkatnya jumlah dan aktivitas penduduk, jumlah timbunan sampah kertas akan
terus meningkat bersamaan dengan meningkatnya junlah sampah lainnya.
Di
dunia perkantoran setiap bulannya akan sangat jelas memiliki timbunan kertas
yang cukup banyak baik itu berupa kertas jenis HVS, koran maupun kardus. Dari
pada dibuang dan dibakar lebih baik dikumpulkan dan didaur ulang kembali.
Selain
itu untuk mahasiswa yang tertarik untuk menggarap usaha ini, sudah tentunya
memiliki sedikit kemudahan. Karena setiap mahasiswa sudah sangat jelas tentunya
memiliki banyak timbunan kertas yang tidak terpakai ditempat tinggalnya.
Selanjutnya hanya memikirkan bagaimana cara memperoleh banyak kertas dari
mahasiswa lainnya. Untuk itu kita harus memiliki banyak relasi dengan
memanfaatkan sosial media yang ada dengan menyebarkan pamflet berupa informasi
membeli kertas bekas sesuai jenis kertas dengan harga yang sesuai. Bahkan
menempelkan pamflet yang sudah di print ke tempat-tempat yang sering dikunjungi
mahasiswa, siswa sekolahan bahkan pekerja kantoran.
Saya
tekankan usaha ini tidak hanya bisa digarap oleh sarjana yang masih menganggur,
pegawai yang baru saja di PHK, namun bisa dilaksanakan oleh siapa saja yang
memiliki keinginan yang besar. Karena saya yakin orang yang melihat usaha ini
akan melihat ke prospek yang baik. Mau tau alasannya ? Disini Anda akan
berwirausaha dan menabung pahala. Ya
jelas Anda akan mendapatkan pahala sebab Anda telah menjaga kebersihan
lingkungan sekitar. Dan usaha yang sejalur dengan keinginan Tuhan akan selalu
mendapat respon yang positif. Anda setuju ?
Analisis
Perencanaan Biaya :
a. Investasi
Awal
|
Mobil
Pick Up bekas
|
Rp 35.000.000
|
b.
Biaya
Operasional Per Bulan
|
Pulsa
telepon
|
Rp 150.000
|
|
Pemasaran
(pamflet, internet, dsb)
|
Rp 100.000
|
|
Administrasi
|
Rp 100.000
|
|
Kendaraan
(pemeliharaan dan bahan bakar)
|
Rp 500.000
|
c. Perkiraan
Pendapatan Per Bulan
|
Pendapatan per Kg kertas
|
Kertas HVS @ Rp 2000/Kg
Kertas kardus @ Rp 1500/Kg
Kertas koran @ Rp 1500/Kg
|
|
Pendapatan per bulan
Kertas HVS sebanyak 10 ton = 10 x 1000 Kg x Rp
2000/Kg = Rp 20.000.000
Kertas Kardus sebanyak 5 kwintal = 5 x 100 Kg x Rp
1500/Kg = Rp 750.000
Kertas koran 5 kwintal = 5 x 100 Kg x Rp 1500/Kg =
Rp 750.000
Total Pendapatan = Rp (20.000,000 + 750.000 +
750.000) = Rp 21.500.000
|
|
Proyeksi Laba Per Bulan
|
A
|
Pendapatan
Per Bulan
|
Rp
21.500.000
|
|
B
|
Pulsa
telepon
|
Rp 150.000
|
|
Pemasaran
(pamflet, internet, dsb)
|
Rp
100.000
|
|
|
Administrasi
|
Rp
100.000
|
|
|
Kendaraan
(pemeliharaan dan bahan bakar)
|
Rp
500.000
|
|
|
Total
Biaya Operasional
|
Rp
850.000
|
|
|
C
|
Laba
Usaha Bersih (A-B)
|
Rp
20.650.000
|
Langkah-langkah
persiapan untuk memulai usaha ini :
1.
Tentukan target penjualan kertas bekas
Anda. Biasanya, pebisnis kertas bekas akan bekerja sama dengan industri daur
ulang kertas atau industri-industri lain yang menggunakan kertas bekas sebagai
bahan baku.
2.
Jalinlah relasi dengan perusahaan yang
banyak menggunakan kertas. Dari sanalah Anda akan memperoleh suplai kertas
bekas untuk disalurkan kepada industri daur ulang kertas bekas aau industri
lain yang memanfaatkan kertas bekas sebagai bahan bakunya.
3.
Pilihlah tempat usaha yang tepat untuk
dijadikan gedung penyimpanan kertas dan tenpat Anda melakukan transaksi jual
beli. Pastikan tempat usaha Anda strategis agar proses penyaluran kertas bekas
tersebut menjadi lebih mudah dan efektif.
4.
Mulailah mempromosikan bisnis kertas
bekas Anda dengan langkah-langkah yang tepat dan cerdas sehingga usaha Anda
lekas berkembang.
Faktor
yang perlu diperhatikan
1.
Jalinan kerjasama antar perusahaan yang
akan membeli kertas bekas yang dikumpulkan.
2.
Mencari link untuk mengumpulkan kertas.
3.
Kualitas kertas bekas.
Bagainana wirausaha merespon
faktor-faktor tersebut
1.
Menjaga komunikasi kepada pihak pembeli
kertas agar terjalin kerja sama yang sehat. Memberikan kualitas kinerja yang
terbaik agar hubungan kerja sama antar kita dan perusahaan pembeli kertas ke
arah yang lebih baik ke depannya.
2.
Mengumpulkan kenalan yang bekerja di
perkantoran, mahasiswa, dan lain sebagainya agar kita lebih mudah untuk mengumpulkan kertas bekas.
3.
Sortir
barang
sesuai dengan jenis kertas bekas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar